Kelebihan dan Kekurangan Museum Angkut Malang

2 min read

Kelebihan dan Kekurangan Museum Angkut Malang

Banyak Fakta Menarik Museum Bersejarah yang Belum Anda Ketahui, salah satunya fakta mengenai kelebihan dan kekurangan Museum Angkut Malang. Museum Angkut di Kota Batu, Jawa Timur, merupakan destinasi wisata edukatif yang unik dan menarik, khususnya bagi pecinta otomotif dan sejarah transportasi. Diresmikan pada 9 Maret 2014 oleh Jawa Timur Park Group, museum ini menjadi pelopor museum transportasi pertama di Asia Tenggara. Dengan luas area sekitar 3,8 hektar, Museum Angkut menawarkan pengalaman menyeluruh mengenai perkembangan dunia transportasi dari masa ke masa.

Susu Kambing Etawa Bubuk

Kelebihan Museum Angkut

1. Koleksi Kendaraan yang Lengkap dan Beragam

Museum Angkut memiliki lebih dari 500 koleksi kendaraan, mulai dari transportasi tradisional Indonesia seperti becak, pedati, dan perahu, hingga mobil klasik dari berbagai negara. Beberapa koleksi ikonik termasuk mobil dinas Presiden Soekarno, Chrysler Windsor Deluxe 1952, dan helikopter Bell 47J Siwalet. Menariknya, sebagian besar kendaraan ini masih dalam kondisi berfungsi dan dirawat dengan baik oleh tim teknisi khusus.

2. Zona Tematik yang Imersif

Museum ini dibagi menjadi berbagai zona tematik yang merepresentasikan berbagai negara dan era, seperti Zona Hollywood, Zona Gangster & Broadway, Zona Eropa, Zona Batavia, dan Zona Sunda Kelapa. Setiap zona dirancang dengan detail arsitektur dan ornamen khas, menciptakan suasana yang autentik dan instagramable.

3. Edukasi yang Menyenangkan

Selain sebagai tempat rekreasi, Museum Angkut juga berfungsi sebagai sarana edukasi. Zona Edukasi dan Flight Simulator memberikan informasi mengenai sejarah dan teknologi transportasi dengan cara interaktif. Museum ini juga menyelenggarakan workshop dan seminar yang melibatkan ahli otomotif, memberikan wawasan mendalam bagi pengunjung.

4. Fasilitas Lengkap

Museum Angkut dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti restoran, toilet umum dan khusus penyandang disabilitas, ruang ibu menyusui, gazebo, mobil pengantar gratis, dan lahan parkir yang luas. Terdapat juga Pasar Apung Nusantara yang menawarkan kuliner khas Indonesia dan berbagai oleh-oleh.

5. Lokasi Strategis

Terletak di lereng Gunung Panderman, Museum Angkut mudah diakses dari berbagai titik di Kota Batu. Dekat dengan destinasi wisata lain seperti Jatim Park 1 & 2, Batu Secret Zoo, dan Batu Night Spectacular, menjadikannya pilihan ideal untuk paket wisata keluarga.

Kekurangan Museum Angkut

1. Harga Tiket yang Relatif Mahal

Harga tiket masuk Museum Angkut berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 120.000, tergantung hari kunjungan. Selain itu, pengunjung yang membawa kamera selain ponsel dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 30.000. Bagi sebagian pengunjung, terutama keluarga besar, biaya ini dianggap cukup tinggi.

2. Kurangnya Informasi Tertulis

Beberapa pengunjung mengeluhkan minimnya informasi tertulis atau pamflet yang menjelaskan detail koleksi yang dipamerkan. Hal ini dapat mengurangi nilai edukatif, terutama bagi pengunjung yang ingin memahami lebih dalam sejarah dan spesifikasi kendaraan.

3. Kurang Cocok untuk Anak Kecil

Beberapa ulasan menyebutkan bahwa Museum Angkut kurang cocok untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun. Konten yang lebih banyak berfokus pada kendaraan dan sejarah mungkin kurang menarik bagi anak-anak, dan harga tiket yang sama untuk semua usia dianggap kurang adil.

4. Luas Area yang Melelahkan

Dengan luas area yang mencapai hampir 4 hektar, menjelajahi seluruh museum dapat menjadi melelahkan, terutama bagi lansia atau pengunjung dengan keterbatasan fisik. Meskipun tersedia mobil pengantar, tidak semua area dapat dijangkau dengan kendaraan tersebut.

5. Kepadatan Pengunjung saat Liburan

Pada musim liburan atau akhir pekan, Museum Angkut seringkali dipadati pengunjung. Hal ini dapat mengurangi kenyamanan, terutama saat ingin berfoto atau menikmati pertunjukan yang diselenggarakan di dalam museum.

Itulah kelebihan dan kekurangan Museum Angkut Malang. Museum Angkut di Kota Batu menawarkan pengalaman wisata yang unik dengan kombinasi edukasi dan hiburan. Koleksi kendaraan yang lengkap, zona tematik yang menarik, serta fasilitas yang memadai menjadikannya destinasi yang layak dikunjungi. Namun, beberapa kekurangan seperti harga tiket yang relatif mahal, minimnya informasi tertulis, dan kepadatan pengunjung saat liburan perlu dipertimbangkan. Bagi pecinta otomotif, sejarah transportasi, atau keluarga yang mencari wisata edukatif, Museum Angkut tetap menjadi pilihan yang menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *